Cara Install Debian 8 (LENGKAP) + Settingan Awal |Debian Tutorial
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Teknologi,
perkenalkan saya arya, saya seorang siswa dari salah satu SMK Negeri yang ada di Kota Bekasi
dan ini adalah blog pertama yang saya tulis, kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial "Cara Install Debian 8.0 + Settingan Awalnya"
oke langsung saja kita ke TKP,
+ Pertama siapkan sebuah VirtualBox
https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads (download disini)

+ Lalu sediakan Operating System yang akan di install, yaitu Debian 8
http://kambing.ui.ac.id/iso/debian/ (bisa download disini)
+ Lalu langsung pilih "NEW"
buatlah "nama", Tipe : Linux, Versi: menyesuaikan prosesor tmn-tmn (disini saya pilih 64bit)
lalu "Lanjut"
+ Setelah itu masukan jumlah memori (RAM) untuk OS Debian kita (disarankan 1024mb)
lalu "Lanjut"
+ Lalu buatlah harddisk untuk si Debian, pilih saja "buat harddisk virtual sekarang" dikarenakan kita baru akan membuat system operasi baru.
lalu "Buat"
+ Setelah itu pilih tipe berkas harddisk yang akan kita gunakan, pilihlah "VDI (virtualbox disc image)"
lalu "lanjut"

+ Lalu pilihlah penyimpanan pada harddisk fisik, pilih saja "dialokasikan secara dinamik"
lalu "lanjut"
+ Setelah itu atur lokasi dan ukuran berkas, (disarankan 8GB++)
lalu "buat"
+ Setelah pembuatan mesin os debian, kita lanjut ke pengaturan untuk setting iso, dengan cara klik mesin yang kita buat tadi, lalu klik icon "pengaturan", maka akan muncul jendela baru seperti ini. lalu pilih "penyimpanan" -> pengendali IDE ->klik icon piringan bertanda "+" yang disebelah kiri
+ Lalu pilih saja OS debian yang sudah kalian download, setelah itu masukan ke virtualbox. jiika sudah tampilannya akan seperti ini,
+ Setelah itu klik "oke" lalu langsung saja kita nyalakan mesinnya dengan cara klik mesinnya lalu "Mulai", jika sudah akan ada tampilan seperti ini, maka pilih saja disc ke-1. lalu enter
+ Tunggu sejenak, maka akan ada pilihan seperti ini, kali ini saya akan menginstall debian "base text" jadi hanya berdasarkan command saja, jika ingin install yang desktop pilih yang "Graphical Install".
jika sudah "enter" saja
+ Setelah itu kita masuk ke tahapan awal penginstalan debian, yaitu memilih bahasa yang akan kita gunakan, setelah memilih lalu klik "enter". Lalu pilih "Location" atau tempat anda berada, kalau saya pilih Asia, setelah itu kliik "enter"

+ Setelah itu anda akan diminta memilih keymap/tata letak keyboard yang ingin digunakan, pilihlah yang sesuai anda sering gunakan, (disaranakn, american english). Setelah itu tunggu proses instalasinya

+ Lalu akan muncul tampilan seperti ini, isi saja hostname dengan nama kalian, lalu "continue". Saat pengisian Domain Name, saran saya lewatkan saja step ini, biarkan kosong, lalu "continue"


+ Lalu masukkan "password root", lalu set username untuk akun debian kita
+ Lalu isi password untuk si user, lalu "continue"

+ Setelah itu pilih region tempat anda berada,
+ Dalam Proses Penginstalan Partisi Hard Disk, Bisa kalian ikut gambar gambar dibawah ini :


1 2

3 4
+ Terakhir pilih "YA"
+ Lalu kita tunggu prosesnya
+ Setelah itu akan ada tampilan seperti dibawah ini, karena kita menggunakan 3 disc dalam penginstallan debian 8 ini, maka kita harus scan satu persatu discnya. "klik YA"
+ Lalu kita ke menu Peranti-Drive Optik-Lalu pilih disc 2 nya
Pilih "Paksa Unmount"
+Lalu kita scan disc selanjutnya, pilih "YA"
+ Lalu ulangi cara pertama, yaitu ke menu Peranti-Drive Optik-Lalu pilih disc 3 nya
Pilih "Paksa Unmount"
+ Setelah scan ketiga Disc-nya, maka pilih "TIDAK"
+ Lalu kita harus kembali ke disc 1 untuk melanjutkan proses instalasinya, dengan cara yang sama yaitu ke menu Peranti-Drive Optik-Lalu pilih disc 1 nya
"Paksa Unmout"
Lalu nanti akan berlanjut proses instalasinya
+ Setelah itu akan ada angket dari debian, pilih saja "TIDAK"
+ Lalu setelah itu akan ada tampilan dimana kita memilih fitur apa saja yang akan kita install, semakin banyak yg kita pilih, maka proses installasi akan sedikit memakan waktu. dikarenakan saya pengguna "base text/CLI" maka hanya saya pilih satu fitur yaitu "Perkakas sistem dasar". (gunakan anak panah dan tombol space dalam memilih fitur. jika sudah klik "TAB" lalu enter
+ Lalu setelah itu kita akan diminta untuk memasang "boot loader GRUB" pilih saaja "YA"
Lalu pilih /devsda blablablabla
Tunggu beberapa saat, maka proses installasi sudah selesai,
Maka secara otomatis, mesin kita akan me-reboot Operating System kita, tunggu saja
Klik Enter sahaja
+ Lalu akan masuk ke tampilan "login"
masukan username dan password yang sudah kita create/buat tadi
Setelah ini, kita harus masuk ke mode "ROOT" dengan cara ketik "su -" (tanpa tanda kutip dua). lalu masukkan password untuk mode root yang sudah kita setting tadi. Perhatikan PERBEDAAN PASSWORD antara user kita dan mode ROOT. Jika sudah, maka tampilan nama kita akan menjadi root@useranda
+ Sesuai JUDUL, saya akan setting sedikit OS ini agar dapat berjalan sebagaimana mestinya, Pertama kita sambungkan/hubungkan internet ke OS Debian kita, agar si Debian mendapatkan akses penuh ke internet, pertama tentu kita setting ADAPTER NETWORK kita terlebih dahulu, dengan cara : Peranti-Jaringan-Pengaturan Jaringan
+ Lalu sesuaikan adapter yang terpasang pada komputer anda, pilih ADAPTOR BRIDGE. karena adapter ini berfungsi menjembatani antara komputer anda yang sudah terhubung ke internet dengan operating system Debian kita. kalian bisa jadikan settingan saya sebagai referensi.
+ Setelah itu kita akan atur, adaptor/interfaces ini agar mendapat client DHCP dari komputer yang terhubung internet, dengan cara masukkan kode "nano /etc/network/interfaces"
+ Lalu kita ubah settingan default menjadi seperti dibawah ini, ikuti codingan dibawah ini, kita samakan di "the primary network interfaces" agar menjadi DHCP Client.
Lalu kita simpan dengan cara CTRl + X + Y lalu enter
+ Setelah itu kita restart interfaces/networknya dengan cara " service networking restart".
jika sudah ketik "ifconfig" lalu cek ip address-nya, apakah sesuai dengan network sumber internet
Jika sudah cek, apakah sudah terhubung ke internet, dengan cara PING ke salah satu WEBSTIE yang anda tau, contoh seperti ini
Jika "Reply" maka sampai sini OS Debian kita sudah terhubung ke sumber internet.
+ Lalu Settingan selanjutnya adalah kita akan menyettiing REPOSITORY si Debian ini, sedikit penjelasan mengenai REPOSITORY ini. Repository merupakan sekumpulan paket-paket aplikasi atau program untuk sebuah sistem operasi linux yang digunakan untuk menunjang kinerja dari sebuah aplikasi, program, dan sebagainya yang didapatkan dari Server Mirror atau CD/DVD atau media penyimpanan lainnya. Dengan kata lain, repository adalah paket-paket khusus untuk sebuah sistem operasi yang kemudian paket-paket tersebut diinstal untuk mendapatkan kinerja lebih baik dari sebuah sistem operasi.
lalu masukkan perintah "nano /etc/apt/sources,list"
Nanti akan masuk ke tampilan seperti itu, tugas kita adalah MENGGANTI REPOSITORY bawaan menjadi REPOSITORY ONLINE, dengan cara memberi tanda pagar "#" pada setiap reposiroty yang masih berjalan, agar berhenti, nanti akan menjadi seperti ini
Jika sudah seperti Diatas, maka kita searching di Google/Mozila dengan kata kunci "Repository debian 8 indonesia". setelah muncul, pilih saja dari penyedia "kambing ui" lalu ketik ulang semua repository kambing ui ke dalam debian kita. jika sudah akan menjadi seperti ini,
Lalu kita simpan dengan cara CTRl + X + Y lalu enter
Jika sudah kita coba update dengan cara "apt-get update"
Jika Tampilan sudah seperti diatas/ "DONE" maka artinya REPOSITORY sudah berjalan, setelah ini kita bisa install berbagai macam paket paket aplikasi yang dibutuhkan.
.
.
.
END
,
Mungkin hanya seperti ini materi tentang "Cara Install Debian 8 (LENGKAP) + Settingan Awal" yang bisa kita sharing ke temen temen, apabila dalam penulisan masih ada kata/kalimat/konfigurasi yang kurang jelas, bisa ditanyakan di kolom komentar. Mari kita bersama berdiskusi agar ilmu kita bisa saling bermanfaat satu sama lainnya, mohon dimaafkan karena kami masih pemula.
.
.
Follow me on Insta @aryaprasetyo.1
Salam Teknologi,
perkenalkan saya arya, saya seorang siswa dari salah satu SMK Negeri yang ada di Kota Bekasi
dan ini adalah blog pertama yang saya tulis, kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial "Cara Install Debian 8.0 + Settingan Awalnya"
oke langsung saja kita ke TKP,
+ Pertama siapkan sebuah VirtualBox
https://www.virtualbox.org/wiki/Downloads (download disini)

+ Lalu sediakan Operating System yang akan di install, yaitu Debian 8
http://kambing.ui.ac.id/iso/debian/ (bisa download disini)
+ Lalu langsung pilih "NEW"
buatlah "nama", Tipe : Linux, Versi: menyesuaikan prosesor tmn-tmn (disini saya pilih 64bit)
lalu "Lanjut"
+ Setelah itu masukan jumlah memori (RAM) untuk OS Debian kita (disarankan 1024mb)
lalu "Lanjut"
+ Lalu buatlah harddisk untuk si Debian, pilih saja "buat harddisk virtual sekarang" dikarenakan kita baru akan membuat system operasi baru.
lalu "Buat"
+ Setelah itu pilih tipe berkas harddisk yang akan kita gunakan, pilihlah "VDI (virtualbox disc image)"
lalu "lanjut"

+ Lalu pilihlah penyimpanan pada harddisk fisik, pilih saja "dialokasikan secara dinamik"
lalu "lanjut"
+ Setelah itu atur lokasi dan ukuran berkas, (disarankan 8GB++)
lalu "buat"
+ Setelah pembuatan mesin os debian, kita lanjut ke pengaturan untuk setting iso, dengan cara klik mesin yang kita buat tadi, lalu klik icon "pengaturan", maka akan muncul jendela baru seperti ini. lalu pilih "penyimpanan" -> pengendali IDE ->klik icon piringan bertanda "+" yang disebelah kiri
+ Lalu pilih saja OS debian yang sudah kalian download, setelah itu masukan ke virtualbox. jiika sudah tampilannya akan seperti ini,
+ Setelah itu klik "oke" lalu langsung saja kita nyalakan mesinnya dengan cara klik mesinnya lalu "Mulai", jika sudah akan ada tampilan seperti ini, maka pilih saja disc ke-1. lalu enter
+ Tunggu sejenak, maka akan ada pilihan seperti ini, kali ini saya akan menginstall debian "base text" jadi hanya berdasarkan command saja, jika ingin install yang desktop pilih yang "Graphical Install".
jika sudah "enter" saja
+ Setelah itu kita masuk ke tahapan awal penginstalan debian, yaitu memilih bahasa yang akan kita gunakan, setelah memilih lalu klik "enter". Lalu pilih "Location" atau tempat anda berada, kalau saya pilih Asia, setelah itu kliik "enter"

+ Setelah itu anda akan diminta memilih keymap/tata letak keyboard yang ingin digunakan, pilihlah yang sesuai anda sering gunakan, (disaranakn, american english). Setelah itu tunggu proses instalasinya

+ Lalu akan muncul tampilan seperti ini, isi saja hostname dengan nama kalian, lalu "continue". Saat pengisian Domain Name, saran saya lewatkan saja step ini, biarkan kosong, lalu "continue"


+ Lalu masukkan "password root", lalu set username untuk akun debian kita
+ Lalu isi password untuk si user, lalu "continue"

+ Dalam Proses Penginstalan Partisi Hard Disk, Bisa kalian ikut gambar gambar dibawah ini :


1 2

3 4
+ Terakhir pilih "YA"
+ Lalu kita tunggu prosesnya
+ Setelah itu akan ada tampilan seperti dibawah ini, karena kita menggunakan 3 disc dalam penginstallan debian 8 ini, maka kita harus scan satu persatu discnya. "klik YA"
+ Lalu kita ke menu Peranti-Drive Optik-Lalu pilih disc 2 nya
Pilih "Paksa Unmount"
+Lalu kita scan disc selanjutnya, pilih "YA"
+ Lalu ulangi cara pertama, yaitu ke menu Peranti-Drive Optik-Lalu pilih disc 3 nya
Pilih "Paksa Unmount"
+ Setelah scan ketiga Disc-nya, maka pilih "TIDAK"
+ Lalu kita harus kembali ke disc 1 untuk melanjutkan proses instalasinya, dengan cara yang sama yaitu ke menu Peranti-Drive Optik-Lalu pilih disc 1 nya
"Paksa Unmout"
Lalu nanti akan berlanjut proses instalasinya
+ Setelah itu akan ada angket dari debian, pilih saja "TIDAK"
+ Lalu setelah itu akan ada tampilan dimana kita memilih fitur apa saja yang akan kita install, semakin banyak yg kita pilih, maka proses installasi akan sedikit memakan waktu. dikarenakan saya pengguna "base text/CLI" maka hanya saya pilih satu fitur yaitu "Perkakas sistem dasar". (gunakan anak panah dan tombol space dalam memilih fitur. jika sudah klik "TAB" lalu enter
+ Lalu setelah itu kita akan diminta untuk memasang "boot loader GRUB" pilih saaja "YA"
Lalu pilih /devsda blablablabla
Tunggu beberapa saat, maka proses installasi sudah selesai,
Maka secara otomatis, mesin kita akan me-reboot Operating System kita, tunggu saja
Klik Enter sahaja
+ Lalu akan masuk ke tampilan "login"
masukan username dan password yang sudah kita create/buat tadi
Setelah ini, kita harus masuk ke mode "ROOT" dengan cara ketik "su -" (tanpa tanda kutip dua). lalu masukkan password untuk mode root yang sudah kita setting tadi. Perhatikan PERBEDAAN PASSWORD antara user kita dan mode ROOT. Jika sudah, maka tampilan nama kita akan menjadi root@useranda
+ Sesuai JUDUL, saya akan setting sedikit OS ini agar dapat berjalan sebagaimana mestinya, Pertama kita sambungkan/hubungkan internet ke OS Debian kita, agar si Debian mendapatkan akses penuh ke internet, pertama tentu kita setting ADAPTER NETWORK kita terlebih dahulu, dengan cara : Peranti-Jaringan-Pengaturan Jaringan
+ Lalu sesuaikan adapter yang terpasang pada komputer anda, pilih ADAPTOR BRIDGE. karena adapter ini berfungsi menjembatani antara komputer anda yang sudah terhubung ke internet dengan operating system Debian kita. kalian bisa jadikan settingan saya sebagai referensi.
+ Setelah itu kita akan atur, adaptor/interfaces ini agar mendapat client DHCP dari komputer yang terhubung internet, dengan cara masukkan kode "nano /etc/network/interfaces"
+ Lalu kita ubah settingan default menjadi seperti dibawah ini, ikuti codingan dibawah ini, kita samakan di "the primary network interfaces" agar menjadi DHCP Client.
Lalu kita simpan dengan cara CTRl + X + Y lalu enter
+ Setelah itu kita restart interfaces/networknya dengan cara " service networking restart".
jika sudah ketik "ifconfig" lalu cek ip address-nya, apakah sesuai dengan network sumber internet
Jika sudah cek, apakah sudah terhubung ke internet, dengan cara PING ke salah satu WEBSTIE yang anda tau, contoh seperti ini
Jika "Reply" maka sampai sini OS Debian kita sudah terhubung ke sumber internet.
+ Lalu Settingan selanjutnya adalah kita akan menyettiing REPOSITORY si Debian ini, sedikit penjelasan mengenai REPOSITORY ini. Repository merupakan sekumpulan paket-paket aplikasi atau program untuk sebuah sistem operasi linux yang digunakan untuk menunjang kinerja dari sebuah aplikasi, program, dan sebagainya yang didapatkan dari Server Mirror atau CD/DVD atau media penyimpanan lainnya. Dengan kata lain, repository adalah paket-paket khusus untuk sebuah sistem operasi yang kemudian paket-paket tersebut diinstal untuk mendapatkan kinerja lebih baik dari sebuah sistem operasi.
lalu masukkan perintah "nano /etc/apt/sources,list"
Nanti akan masuk ke tampilan seperti itu, tugas kita adalah MENGGANTI REPOSITORY bawaan menjadi REPOSITORY ONLINE, dengan cara memberi tanda pagar "#" pada setiap reposiroty yang masih berjalan, agar berhenti, nanti akan menjadi seperti ini
Jika sudah seperti Diatas, maka kita searching di Google/Mozila dengan kata kunci "Repository debian 8 indonesia". setelah muncul, pilih saja dari penyedia "kambing ui" lalu ketik ulang semua repository kambing ui ke dalam debian kita. jika sudah akan menjadi seperti ini,
Lalu kita simpan dengan cara CTRl + X + Y lalu enter
Jika sudah kita coba update dengan cara "apt-get update"
Jika Tampilan sudah seperti diatas/ "DONE" maka artinya REPOSITORY sudah berjalan, setelah ini kita bisa install berbagai macam paket paket aplikasi yang dibutuhkan.
.
.
.
END
,
Mungkin hanya seperti ini materi tentang "Cara Install Debian 8 (LENGKAP) + Settingan Awal" yang bisa kita sharing ke temen temen, apabila dalam penulisan masih ada kata/kalimat/konfigurasi yang kurang jelas, bisa ditanyakan di kolom komentar. Mari kita bersama berdiskusi agar ilmu kita bisa saling bermanfaat satu sama lainnya, mohon dimaafkan karena kami masih pemula.
.
.
Follow me on Insta @aryaprasetyo.1













































Wa'alaikumsalaam...salam teknologi informatika Arya. Terus sharing ilmunya yaaa. Semoga bermanfaat. Thanks...go..go..go...
BalasHapusterimakasih banyak👍👍aamiin
HapusTerima kasih ilmu yg sudah diberikan, good job Arya
BalasHapussama sama gan🤞
HapusThanks turorialnya, min. Sekadar masukan, ada baiknya dibahas sedikit ttg apa itu Debian mulai definisi, sejarahnya, keunggulannya, dll.
BalasHapusoke ditunggu ya, nanti dibikinin blognya, terimakasih 🤞
Hapus@ghost...betul bgt
BalasHapusTerima kasih atas sharingnya sangat bermanfaat, apalagi kalo ditambah video tutorialnnya
BalasHapussama²🙏🙏 soon diupload ke YouTube okeh, stay tuned ya 🤞
HapusTerimakasih atas sharingnya sangat bermanfaat
BalasHapusHatur nuhun elmunya.. Mantap lurr..
BalasHapus