Redistributed Routing (OSPF+RIP) |Tutorial Mikrotik

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Teknologi,

Apa Kabar nih guys??! Mantap semua kan??
Ya, jadi kali ini gua bakal lanjutin materi tentang Mikrotik, kalo kemaren kita udh bahas tentang Pemetaan Jalur Akses Internet, nah sekarang kita akan mencoba materi baru yang berjudul "Redistributed Route (OSPF+RIP)". bang Redistributed Route itu apa dah ?? Jadi redistributed route ini adalah suatu rute yang memungkinkan jaringan yang menggunakan satu protokol routing untuk merutekan traffic secara dinamis berdasarkan informasi yang dipelajari dari protokol routing lain. Simpelnya gini nih, misal dalam suatu router ada sebuah "routing" yang akan dikenalkan oleh router lainnya, maka dalam kondisi ini si Router harus memiliki rute jalurnya untuk saling men-redistribusikan "routing"nya agar dikenal oleh router router lainnya. Jadi intinya, router akan saling men-redistribusikan routingnya agar setiap router bisa saling mengenal.

Alat-alat :
                 + 3 buah router Mikrotik (gua pake 952, sisinya 941)
                 + 1 Sumber Internet/ISP
                 + 7 buah kabel Straight (RJ45)
                 + Dan tentunya posisi duduk yang benar benar Mantap

Oke langsung saja siapkan Topologinya seperti ini,

+ Langkah awal seperti biasa kita siapkan Winbox, karena kita akan melakukan konfigurasi di router Mikrotik. Usahakan kita pakai Winbox versi terbaru.
+ Lalu pastikan komputer kita sudah tercolok ke router dengan mengecek “Adapter Jaringan”

+ Jika status sudah connect, langsung kita masuk ke Winbox-nya
Disitu terlihat jelas bahwa winbox mendeteksi adanya perangkat jaringan, yaitu RB952Ui-5ac2nD, jika sudah langsung saja masuk dengan cara klik “0.0.0.0” lalu “connect” biarkan password terisi kosong, karena masih bawaan/default.

+Bila sudah masuk ke Mikrotiknya, langsung buka “new terminal” lalu ketikan
“system identity edit name” lalu setelah masuk jendela baru, ganti bacaan “Mikrotik” menjadi “Router-1” misalnya. Lalu pencet “CTRL+O”. Ini berguna sebagai identitas pada router. Atau bisa lihat gambar seperti dibawah ini,


+ Lalu minta akses internet dengan cara “ ip dhcp-client add interfaces=ether1” “enable 0”
Kenapa ether satu ??! karena kita colokkan sumber internet ke ether1 pada mikrotik. Jadi bisa disesuaikan ya temen-temen. Atau bisa lihat gambar dibawah ini agar lebih mudah dipahami,


Lalu cek dengan cara “ip dhcp-client pr”, Pastikan Status sudah “BOUND”




+ Setelah itu kita beri IP ADDRESS untuk ether2 (yang menghubungkan ke komputer kita gunakan). Dengan cara “ip address add address=(isi IP) interfaces=ether2”, atau bisa lihat seperti gambar,

+ Lalu beri IP ADDRESS untuk ether3(yang menghubunkan ke router 2) ether3 ini berfungsi sebagai backbone antara router 1 & router 2. Caranya “ip address add address(isi IP) interfaces=ether3” lalu jika sudah cek IP ADDRESS yang berada di Router-1 kita dengan cara “ip address pr”, atau ikuti gambar seperti dibawah ini,

+ Lalu beri DHCP-Server pada masing masing ethernet (kecuali ether1), agar bisa mendistribusikan alamat IP dari masing masing interfaces, Ikuti seperti gambar dibawah ini,


+ Lalu beri rule “NAT” agar internet dapat Ter-Translasikan ke setiap Client, Caranya :
“ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade”
+ Lalu selanjutnya bukan CMD/Command Prompt pada komputer kita, llalu ketikkan “ipconfig /renew”. Ikuti langkah seperti dibawah ini,

+Lalu tahap selanjutnya adalah masuk ke menu “Routing” lalu pilih “OSPF” lalu masuk ke “Networks” dan klik tanda “+” dan masukkkan network dari ether2 & ether3 router-1. Proses ini disebut “Advertise Network” artinya memperkenalkan alamat IP ke router lainnya. Ikuti langkah ini,



+ Pada tahap ini settingan di Router-1 sudah selesai, kita lanjut ke tahap selanjutnya yaitu ke settingan “Router-2”, masuk ke Winbox lalu masuk ke Router-2 yang sudah terdeteksi di Winbox, klik “connect” tidak usah isi password,

+Setelah masuk, setting identity seperti biasa, kalau masih bingung, scroll lagi ke tahap settingan awal di Router-1 ya, atau bisa ikuti cara seperti di bawah ini,

+ Lalu setelah itu, minta client ke ether1, karena ether1 merupakan backbone yang terhubung ke Router-1, ikuti konfigurasinya seperti dibawah ini,

+ Lalu jika sudah “enable” dhcp-clientnya dengan cara “ip dhcp-client enable 0”, lalu cek dengan cara “ip dhcp-client pr”

+ Setelah itu coba tes “PING” ke website online, dan coba Ping ke Gateway backbone
router-1

+ Lalu beri IP ADDRESS ke ether2 & ether3, carannya seperti di Router-1 tadi, atau perhatikan seperti gambar ini, Lalu jangan lupa cek dengan “ip address pr”

+ Lalu beri DHCP-Server pada masing-masing ethernet yang tadi telah dibuat, caranya sama persis seperti konfigurasi di Router-1 tadi, atau bisa dilihat seperti gambar ini,



+ Jika sudah, beri NAT agar internet dapat ter-tranlasikan ke setiap Client yang meminta akses, ikuti cara seperti dibawah ini,

+ Jika sudah, coba buka CMD/Command Prompt di komputer kita ya, lalu ketik “ipconfig /renew” untuk meminta IP ADDRESS ke mikrotik, ikuti langkahnya seperti dibawah ini,

+ Lalu tahap selanjutnya adalah kita akan masuk ke menu routing, masuk ke menu “ROUTING” lalu pilih “OSPF” lalu “NETWORKS” lalu klik tanda “+”, cukup isikan 2 network saja, karena kita akan meng-advertise 2 network dari ether1 & ether2 di router-2, ikuti langkahnya seperti dibawah ini,

+ Masih di menu “ROUTING OSPF” lalu kita ke Tab “instances” lalu klik 2 kali pada tulisan “default” lalu ubah “Redistributed Default Route” menjadi “always (as type 1), lalu ubah “Redistributed RIP Routes” menjadi “as type 1”. Lalu pada tab “Metrics” ubah “OtherOSPF Routes Metric” menjadi “1”. Jika bingung ikuti langkahnya seperti dibawah ini,



+ Setelah setting Routing OSPF, kita lanjut setting Routing RIP, karena pada Router-2 ini terdapat routing OSPF+RIP yang harus di setting, Pertama kita masuk ke menu “ROUTING” lalu pilih “RIP” lalu pada tab “NETWORKS” klik tanda “+” lalu masukkan network ether3, hanya ether3, karena  2 network sebelumnya sudah kita masukkan di ROUTING OSPF. Jika masih bingung ikuti cara seperti ini,

+Masih pada menu ROUTING RIP, kita masuk ke tab “interfaces” lalu klik “RIP Settings” ubah “Distribute Default” menjadi “always”, lalu beri tanda ceklis pada “Redistributed OSPF Routes”. Lalu apply dan oke. Jika masih bingung ikuti seperti langkah dibawah ini,

+ Setelah itu settingan pada Router-2 telah selesai, selanjutnya kita masuk ke Router-3, ini adalah tahap settiingan terakhir dari materi ini, settingan ini berisi ROUTING RIP. Langsung saja kita mulai, pertama buka winbox, lalu login seperti biasa,

+ Seperti biasa, setting identity dahulu agar bisa dibedakan antara masing masing router,
+ Setelah itu minta client ke ether1, karena ether1 merupakan interfaces backbone antara router-2 dan router-3, ikuti langkahnya seperti dibawah ini,
+ Lalu enable-kan dhcp-client-nya dengan cara seperti dibawah ini, lalu pastikan status sudah “BOUND”

+ Lalu coba cek dengan cara PING ke salah satu website online, dan coba ping ke gateway backbone-nya,

+ Lalu beri IP ADDRESS pada ether2, lalu cek keseluruhan IP yang berada di router-3

+ Setelah itu beri DHCP-Server pada interfaces ether2, ikuti langkahnya seperti dibawah ini,

Setelah itu cek di CMD dengan cara ketik “ipconfig /renew”

+ Setelah itu kita setting ROUTING RIP-nya, pertama masuk ke menu “ROUTING” lalu pilih “RIP”, lalu pilih tab “networks” dan klik tanda “+” dan masukkan semua network yang ada di ether1 & ether2, atau ikuti langkahnya seperti dibawah ini,

+ Lalu sampailah pada tahap terakhir, yaitu pengujian PING antar CLIENT coba ping antar client dari masing masing router dan lihat hasilnya seperti dibawah ini,


DARI ROUTER-1


DARI ROUTER-2


DARI ROUTER-3


+ Setelah itu untuk memastikan jalur ROUTE sudah bener bisa kita cek di terminal dengan cara ketikan “ip route pr”


Disitu jelas tertulis “ADo” dan “ADr” yang artinya “Active Dynamic OSPF” dan “Active Dynamic RIP”.

Maka pengujian pun sudah selesai, maka materi kita pun telah selesai.
Kesimpulannya  adalah “Redistributed Route” ialah pen-redidtribusian routing antara ROUTING-A dan ROUTING-B agar bisa saling mengenal seluruh network yang ada pada masing-masing router.
Sekian Terimakasih,

Salam Teknologi,
        Adhari
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh








Kunjungi juga artikel Mikrotik mengenai "Policy Based Router" pada :
https://adharii.blogspot.com/2020/01/policy-based-route-memetakan-jalur.htm



















Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembahasan soal LKS Cisco IT NSA 2015

Policy Based Route menggunakan Mangle |Mikrotik Tutorial

Policy Based Route menggunakan Route Rules |Mikrotik Tutorial